Dientry oleh Tuti - 29 December, 2016 - 1000 klik
Kabadan Apresiasi Serapan Anggaran BP2LHK Banjarbaru Sebesar 97%

BP2LHK Banjarbaru (Banjarbaru, 29/12/2016)_Dr. Henry Bastaman, M.ES., Kepala Badan Litbang dan Inovasi (Kabadan) memberikan apresiasi kepada Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Banjarbaru atas serapan anggarannya yang mencapai 97%.

“Saya apresiasi serapan anggaran 97 %, karena kita janji diatas 97 %,”kata Henry saat menanggapi laporan kondisi BP2LHK Banjarbaru yang disampaikan oleh Ir. Tjuk Sasmito Hadi, M.Sc., Kepala BP2LHK Banjarbaru pada acara pembukaan Pembahasan Laporan Hasil Penelitian dan Kegiatan 2016, Rabu (21/12).

Lebih lanjut, Henry menyatakan bahwa penyerapan anggaran sebesar 97% ini merupakan penyerapan yang optimal. Hal ini akan segera dilaporkan kepada Bu Menteri dan Henry optimis bahwa Bu Menteri akan senang karena bisa mencapai penyerapan yang optimal.

Namun Henry mengingatkan bahwa pencapaian tersebut seyogyanya menjadi modal untuk lebih meningkatkan kemampuan SDM di BP2LHK Banjarbaru, terutama peneliti. Henry berharap bahwa kelompok peneliti dapat menjadi simpul kekuatan litbang.

Terkait hal tersebut, Henry menegaskan bahwa setiap perubahan terutama aturan adiministrasi yang berhubungan dengan peneliti harus diperhatikan.

Pada kesempatan tersebut, Henry juga menyampaikan instruksi Bu Menteri dari Presiden RI tentang gerakan nasional revolusi mental. Gerakan tersebut terdiri dari 5 (lima) gerakan utama yaitu Indonesia melayani, Indonesia bersih, Indonesia tertib, Indonesia mandiri, dan Indonesia bersatu.

“Yang berhubungan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) adalah Indonesia bersih dan Indonesia mandiri,  jadi penggunaan hasil litbang dalam  negeri dan peningkatan hasil karya kreasi anak bangsa,”kata Henry.

“Disini lah peluang dari Litbang dan Inovasi,”tegas Henry.

Di sisi lain, Dr. Ir. Dwi Sudharta, M.Si., Kepala Pusat Litbang Hasil Hutan (P3HH) juga menyampaikan bahwa sebaiknya hasil litbang dan inovasi bisa dijual ataupun dimanfaatkan oleh pengguna maupun masyarakat.

“Kita harus berani menjual hasil penelitian,” kata Dwi yang juga memberikan tips untuk menjual hasil-hasil penelitian.

“Caranya kami hubungi asosiasi terkait dan mereka memberikan respon positif,”kata Dwi yang menyatakan bahwa saat ini di P3HH ada 48 MoU dengan pihak luar dengan 8 diantaranya sudah berjalan.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pembahasan untuk laporan hasil penelitian. Sedangkan kegiatan non penelitian akan dilaksanakan pada hari kedua. Adapun kegiatan penelitian yang dibahas pada hari pertama adalah a). Bioprospeksi Mikroba Hutan Rawa gambut oleh Tri Wira Yuwati; 2). Teknik  Budidaya Gemor oleh Purwanto Budi Santosa; 3). Teknik Pengembangan Gaharu di Kalsel oleh Beny Rahmanto; 4). Pengelolaan dan Pengusahaan KPHL Berbasis Karakteristik Ekosistem oleh M. Abdul Qirom; 5). Teknik Silvikultur dan Potensi Pemanfaatan Nyawai oleh Junaidah;  dan 6). Model Pengelolaan Hutan Rawa Gambut Beresiko Kecil Kebakaran. *

 

Informasi Lebih Lanjut:

Balai Litbang Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Banjarbaru

url : http://foreibanjarbaru.dephut.go.id atau http://www.foreibanjarbaru.or.id

Jl Ahmad Yani Km.28,7 Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70721, Telp. 0511 -4707872, Fax.  0511 - 4707872

Penulis : Tim Web BP2LHK Banjarbaru