Dientry oleh Risda Hutagalung - 03 August, 2021 - 266 klik
Mitigasi Konflik Satwa Buaya dengan Pemancing Sungai Indragiri

Tim Rescue Resort Kerumutan Selatan Balai Besar KSDA Riau melakukan mitigasi konflik satwa buaya di Desa Sungai Beringin, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Jumat (30/7/21). Tim melakukan pengecekan lapangan terkait laporan dari masyarakat Desa Sungai Beringin, bahwa ada satwa Buaya mengancam masyarakat yang sedang mencari ikan di sekitar sungai Indragiri.

Salah satu warga mengaku pernah diserang Buaya dengan kronologis kejadian pada saat korban bersama saudaranya (berdua) sedang memancing ikan belut di pinggir sungai, mereka dikagetkan oleh kemunculan seekor buaya ke permukaan sungai dan bergerak ingin menerkam korban. Saudara korban kemudian menariknya sambil lari merangkak mundur, tetapi buaya terus mengejar dan menyerang korban. Namun, korban berhasil menghindar dari serangan Buaya tersebut.

Berdasarkan info yang diperoleh dari warga lainnya, buaya muara sudah mencakar 4 orang penjaring ikan, merusak alat tangkap ikan nelayan dan hampir menerkam 2 orang warga Desa Sungai Beringin.

Tim menghimbau kepada para nelayan Desa Sungai Beringin yang sedang melakukan penangkapan ikan untuk selalu waspada dan tidak sendirian jika beraktivitas di sekitar sungai, dan meminta warga tidak beraktivitas di sungai pada saat kondisi sudah gelap (sekitar jam 18.00 - 06.30 WIB), karena disaat saat tersebut sang buaya sedang mencari mangsa.

Sosialisasi juga diberikan kepada warga, bahwa sungai Indragiri adalah habitat satwa buaya muara dan merupakan satwa yang dilindungi, sehingga warga diminta untuk tidak anarkis terhadap satwa liar tersebut.

Sumber: https://www.menlhk.go.id/site/single_post/4259/mitigasi-konflik-satwa-buaya-dengan-pemancing-sungai-indragiri

 

Penulis : menlhk.go.id